Tugas Pokok dan Fungsi, Visi, Misi BBPBAP Jepara
TUGAS POKOK DAN FUNGSI
Tugas Pokok
Peranan BBPBAP dalam pengembangan teknologi akuakultur lebih spesifik dan ditekankan pada komoditas yang dapat dikemgangna di lingkungan air payau, yang lahannya terletak di kawasan pantai (Coastal Aquaculture), tambak id pesisir pantai adalah contoh kegiatan budidaya air payau.
Pengembangan dan penerapan teknik berbagai aspek yang terkait dalam teknologi akuakultur dikaji dalam empat kelompok kegiatan perekayasaan yaitu
- Perbenihan
- Pembudidayaan
- Pengelolaan kesehatan ikan dan pelestarian lingkungan budidaya
- Pengembangan nutrisi dan pakan.
FUNGSI
- Identifikasi dan perumusan program pengembangan teknik budidaya air payau;
- Pengujian standar pembenihan dan pembudidayaan ikan;
- Pengujian alat, mesin, dan teknik perbenihan, serta pembudidayaan ikan;
- Pelaksanaan bimbingan penerapan standar perbenihan dan pembudidayaan ikan;
- Pelaksanaan sertifikasi sistem mutu dan sertifikasi personil perbenihan dan pembudidayaan ikan;
- Pelaksanaan produksi dan pengelolaan induk penjenis dan induk dasar;
- Pengawasan perbenihan, pembudidayaan ikan, serta pengendalian hama dan penyakit ikan;
- Pengembangan teknik dan pengujian standar pengendalian lingkungan dan sumberdaya induk dan benih;
- Pengelolaan sistem jaringan laboratorium penguji dan pengawasan perbenihan dan pembudidayaan ikan;
- Pengembangan dan pengelolaan sistem informasi dan publikasi pembudidayaan;
- Pengelolaan keanekaragaman hayati;
- Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga.
Fungsi lain
- Tempat pendididkan calon tenaga ahli madya sarjana dan magister dan doctor dalam ilmu perairan
- Pusat informasi ilmu dan teknologi perikanan budidaya.
- Pusat penyediaan tenaga ahli untuk supervise teknis usaha budidaya.
- Pusat jasa layanan analisis laboratorium.
- Kita sadar sepenuhnya bahwa IPTEK akan menjadi penentu kemampuan bersaing dalam berbagai aspek. Sebagai salah satu instansi pusat pengembangan ilmu perikanan air payau (Akuakultur), BBP-AP telah menjadi salah satu pioneer dalam kancah ilmiah Akuakultur di Indonesia.
Walaupun sebagai salah satu pusat pengembangan IPTEK di bidang Akuakultur BBPBAP tidak berorentasi sebagai menara gading yang tidak tersentuh oleh masyarakat luas. Keberhasilan BBPBAP justru diukur dari manfaat yang dapat disumbangkan kepada masyarakat. Dengan demikian kemajuan teknologi yang ditemukan dapat diterapkan oleh masyarakat luas melalui diseminasi.
Sistem diseminasi yang diterapkan dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain pelatihan formal, magang atau praktek kerja lapang, dan demonstrasi langsung di lokasi masayrakat pengguna.
Pelatihan formal dilaksanakan mengikuti kegiatan yang telah direncanakan atau kegiatan magang dapat diikuti oleh perorangan atau kelompok. Mereka biasanya mengikuti kegiatan ujicoba produksi selama beberapa bulan.
Sementara kegiatan demonstrasi dilakukan dengan menerapkan paket teknologi budidaya bersama-sama dengan kontak tani andalan atau calon petani. Dengan cara memberi contoh dan praktek teknologi budidaya bersama-sama dengan kontak tani andalan atau calon petani. Dengan cara memberi contoh dan praktek langusng, diharapkan adopsi teknologi dapat diserap lebih cepat dan dapat menumbuhkan keyakinan petani akan manfaat teknologi tersebut.
VISI DAN MISI
Visi:
Mewujudkan balai sebagai institusi pemberi pelayanan prima dalam pembangunan dan pengembangan sistem usaha budidaya air payau yang berdaya saing, berkelanjutan dan berkeadilan.
Misi:
- Mengembangkan rekayasa teknologi budidaya berbasis agribisnis dan melaksanakan alih teknologi kepada dunia usaha.
- Meningkatkan kapasitas kelembagaan.
- Mengembangkan sistem informasi IPTEK perikanan.
- Mengembangkan jasa pelayanan dan sertifikasi.
- Memfasilitasi upaya pelestarian sumberdaya ikan & lingkungan.
- Pengembangan dan penerapan standardisasi perikanan budidaya.
- Penembangan jasa pelayanan perikanan budidaya.
- Pengembangan dan penerapan serifikasi perikanan budidaya.
Peranan BBPBAP dalam pengembangan teknologi akuakultur lebih spesifik dan ditekankan pada komoditas yang dapat dikemgangna di lingkungan air payau, yang lahannya terletak di kawasan pantai (Coastal Aquaculture), tambak id pesisir pantai adalah contoh kegiatan budidaya air payau.
Pengembangan dan penerapan teknik berbagai aspek yang terkait dalam teknologi akuakultur dikaji dalam empat kelompok kegiatan perekayasaan yaitu
Perbenihan
Pembudidayaan
Pengelolaan kesehatan ikan dan pelestarian lingkungan budidaya
Pengembangan nutrisi dan pakan.



