Institusi yang melibatkan sumberdaya manusia sebagai subyek maupun obyek kegiatan pengembangan, membutuhkan kelengkapan sarana. Dalam hal ini BBP-BAP dilengkapi dengan sarana pendukung kegiatan pokok dan kegiatan non formal yang mendukung kegiatan pokok.
Fasilitas tersebut antara lain:
Perumahan Karyawan dan Sarana Inap
Pelaksanaan kegiatan teknis yang dinamis tidak dapat mengandalkan batas waktu formal seperti halnya kegiatan birokrasi. Kesiap-siagaan bekerja setiap waktu dibutuhkan dukungan sarana tempat tinggal operator berupa rumah dinas tipe 70m2, 50m2, dan 48m2 dengan jumlah total 65 bh. untuk para tamu disediakan 2 (dua) buah asrama dengan kapasitas 100 orang serta 1 (satu) buah guest house yang berkapasitas 6 orang.
Auditorium dan Ruang Kuliah
Untuk mendukung kegiatan berkaitan dengan acara seremonial, pertemuan, konferensi, workshop, kuliah, disediakan fasilitas Auditorium yang berkapasitas 300 orang dengan kelengkapannya, serta ruang kuliah yang representatif berkapasitas 60 orang.
Perpustakaan
Jumlah koleksi sekitar 10.000 buah per judul dari dalam dan luar negeri.
Sarana Olah Raga
Di samping melaksanakan tugas institusional, para karyawan dan tamu yang tinggal di balai disediakan sarana rekreasi dan olah raga. Fasilitas yang tersedia meliputi lapangan tenis, lapangan bola voli, tenis meja, bulutangkis, dan sarana - olahraga lainnya.
Sarana Peribadatan
Karyawan BBP-BAP di samping aktif dalam kegiatan pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi dalam bidang perikanan budidaya, tidak kalah pentingnya adalah kegiatan dalam bidang keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Untuk kebutuhan peribadatan tersebut, disediakan sarana masjid Al-Hayat yang mampu menampung sekitar 200 orang jamah.
Sarana Transportasi
Untuk menunjang kegiatan balai dengan mobilitas tinggi dalam kegiatan pendidikan, pengangkutan sarana, dan antar jemput, didukung oleh sarana transportasi berupa bus, micro-bus serta kendaraan operasional lainnya.
Percepatan pemecahan masalah dalam skala nasional dan sangat spesifik dapat dicapai melalui kerjasama dan peningkatan SDM dengan institusi luar negeri. Beberapa proyek kerjasama yang telah dilaksanakan adalah:
Situs BBPBAP Jepara saat ini dilengkapi dengan fasilitas forum yag ditujukan untuk semua kalangan, juga ruang khusus untuk downlad brosur dan leaflet. Kami mengudang anda untuk bergabung pada forum kami dengan harapan situs ini dapat lebih bermanfaat kedepannya.
Selamat Datang Pengunjung...
Sebelumnya kami mohon maaf, karena penambahana fasilitas dan beberapa perbaikan, web kami sempat mengalami 'Down' beberapa waktu lalu.
Program Broodstock Center Udang untuk komoditas air payau prioritas utama tertuju pada keluarga udang penaeid lokal diantaranya udang windu (Peneaeus Monodon) dan jenis udang lokal lain yang bernilai ekonomis tinggi antara lain P.indicus. Prioritas kedua adalah udang panaeid introduksi (impor dari luar negeri) dan untuk sementara dipilih jenis udang rostris (Litopenaeus Stylirostris) dan udang vannamei (Panaeus Vannamei). Udang-udang tersebut dibenihkan kemudian dipelihara dalam tambak dan atau dalam bak beton menjadi induk hingga beberapa generasi (keturunan/filial). Hasil akhir berupa induk-induk unggul untuk memenuhi kebutuhan pembenihan masyarakat maupun industri. Dasar Pendekatan dalam kegiatan produksi dan reproduksi induk diawali dari pembenihan dan dilanjutkan dengan pembesarannya.
Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara dalam perkembangannya sejak didirikan mengalami beberapa kali perubahan status dan hierarki. Pada awal berdirinya tahun 1971, lembaga ini diberi nama Research Center Udang (RCU) dan secara hierarki berada dibawah Badan Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Departemen Pertanian. Sasaran utama lembaga ini adalah meneliti siklus hidup udang dari telur hingga dewasa secara terkendali dan dapat dibudidayakan dilingkungan tambak.