Kepala BBPBAP Jepara pada Tanggal 6 Desember 2007 telah diserah terimakan dari Pejabat Lama Dr. Ir. M. Murdjani, M.Sc. kepada Pejabat baru Ir. Sudjiharno. Serah terima jabatan ini sebagai tindak lanjut dari Pelantikan yang telah dilaksanakan di Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya pada tanggal 24 Nopember 2007. Pejabat lama sebelumnya adalah Kepala BBPBL Lampung, selanjutnya Dr. Ir. Murdjani menduduki Jabatan baru sebagai Kepala BBPBL Lampung
TRAINING COURSE ON BMP IMPLEMETATION AT TRADITIONAL SHRIMP CULTURE
Main Center for Brackishwater Aquaculture Development, Jepara 5th - 24th November 2007
Background
Shrimp Aquaculture has been a tremendous business among other aquacuture species. Through export activities, million of dollars have been earned to support the country's development. The shrimp business has also provided jobs, direcly and in related business such as processing, equipment supplies and others.
Situs BBPBAP Jepara saat ini dilengkapi dengan fasilitas forum yag ditujukan untuk semua kalangan, juga ruang khusus untuk downlad brosur dan leaflet. Kami mengudang anda untuk bergabung pada forum kami dengan harapan situs ini dapat lebih bermanfaat kedepannya.
Selamat Datang Pengunjung...
Sebelumnya kami mohon maaf, karena penambahana fasilitas dan beberapa perbaikan, web kami sempat mengalami 'Down' beberapa waktu lalu.
Percepatan pemecahan masalah dalam skala nasional dan sangat spesifik dapat dicapai melalui kerjasama dan peningkatan SDM dengan institusi luar negeri. Beberapa proyek kerjasama yang telah dilaksanakan adalah:
Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara dalam perkembangannya sejak didirikan mengalami beberapa kali perubahan status dan hierarki. Pada awal berdirinya tahun 1971, lembaga ini diberi nama Research Center Udang (RCU) dan secara hierarki berada dibawah Badan Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Departemen Pertanian. Sasaran utama lembaga ini adalah meneliti siklus hidup udang dari telur hingga dewasa secara terkendali dan dapat dibudidayakan dilingkungan tambak.
Program Broodstock Center Udang untuk komoditas air payau prioritas utama tertuju pada keluarga udang penaeid lokal diantaranya udang windu (Peneaeus Monodon) dan jenis udang lokal lain yang bernilai ekonomis tinggi antara lain P.indicus. Prioritas kedua adalah udang panaeid introduksi (impor dari luar negeri) dan untuk sementara dipilih jenis udang rostris (Litopenaeus Stylirostris) dan udang vannamei (Panaeus Vannamei). Udang-udang tersebut dibenihkan kemudian dipelihara dalam tambak dan atau dalam bak beton menjadi induk hingga beberapa generasi (keturunan/filial). Hasil akhir berupa induk-induk unggul untuk memenuhi kebutuhan pembenihan masyarakat maupun industri. Dasar Pendekatan dalam kegiatan produksi dan reproduksi induk diawali dari pembenihan dan dilanjutkan dengan pembesarannya.